Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
Senin, 28 November 2011
Sabtu, 19 November 2011
Cinta Terlarang
Kehidupan adalah cermin dimana kita dapat memperbaiki tingkah laku kita menjadi lebih baik. Semua orang pasti membutuhkan cinta yang tepat di hatinya. Cinta tak selalu datang dari jauh ataupun dari orang tertentu saja. Cinta dan kasih sayang bisa ada dimana saja, cinta dan sayang selalu ada di sekitar kita. Bukan dari orang terkasih saja tetapi juga dari keluarga bisa tumbuh cinta. Semuanya akan terasa indah apabila sudah mengenal apa itu cinta dan sudah menjalaninya.
Pagi saat ku membuka mata kecil ku ini dan terburu terbangun dan menuju kearah jendela dimana aku bisa melihat sang surya menampakan kemilau senyumnya, dan melihat burung bernyanyi riang dengan angin yang melambai-lambaikan tanganya seakan menandakan betapa indahnya dan asrinya suasana di pagi hari serta menyatakan bahwa begitu akrabnya alam dengan kehidupan manusia di muka bumi ini. Sungguh besar kuasa sang Tuhan yang telah menyempurnakan ini semua. Tok…Tokk… Tokkk… !!!!
“Nila sayang bangun yokk dah siang nih…. Entar kamu telat lohh kesekolahnya, ayo bangun sayang…!!!!” terdengar suara tegoran pelan dari balik pintu. Yahhhh….. Nila adalah nama ku dan nama panjang ku adalah Nila Kartika Putri.
“ Iya ma nih loh Nila udah bangun kok mau mandi! Tenang aja ma Nila udah siaga kok mama..”.Ehmmmm yupppssssss……itu adalah suara mama ku, orang yang paling aku sayang dan berarti buat hidup ku, yah boleh di bilang mama ku ini juga bisa disebut sebagai sahabat karib ku, karena selalu ada untuk ku, yahhh meskipun kadang-kadang menjengkelkan sihhh…hemmmmmm namanya juga orang tua pengen selalu yang terbaik buat anaknya. Sudah sepatutnya orang tua ikut campur masalah kita. Tapi jangan salah orang tua kita juga bisa menjadi sahabat kita yahhh itu sihh katanya orang dulu…
“ mama tunggu di bawah ya sayang!!” seru mama sambil menuruni anak tangga.
“ Iya ma………” Sahut ku singkat.
“ Pagi ma, maaf ya sudah nunggu Nila ampek selesai, maklum ma namanya juga anak cewek ,, jadi harus dandan dulu dehhh…. biar perfeck gitu ma, , ya kan pa……..??sudah selayaknya gitulohhh hehehe…..”, canda ku ke papa dan mama ku sambil memperlucu suasana.Mama dan papa hanya menggelengkan kepala dan tersenyum terhibur melihat tingkah laku ku yang lucu ini.
Sesampai disekolah aku langsung menuju ke kelas karena harus disiplin maklum sekolahan elit gitu,,,. Pagi ini aku semangat soalnya nanti sepupu ku datang dari luar kota, hemmmm jadi pengen pulang cepet aku kalau gini. Aku ma dia sejak kecil kemana- mana bersama, bahkan aku sendiri pernah jatuh cinta padanya. Hehe maklum masih kecil belom ngerti apa-apa.
“ Woiyyyy…….. nglamun aja kamu!?.... ntar kesambet setan loh..… mau kesambet setan??” datang teman-teman menghampiriku.
“ Kalian ngagetin aja sih, , , , iya kesamber setan ganteng cih gak papa ya…. Hehehehehe……… “. Gurau ku bersama mereka.
Tidak terasa akhirnya jam pulang sekolahpun berbunyi aku bergegas pulang.
Sesampai di rumah ternyata tamu yang aku tunggu-tunggu datang juga, akupun langsung melayangkan pertanyaan padanya,“ hai mas???.... kangen nih gak pernah kesini,, ehhhhmmm gimana kuliahnya di sana?? Lancar nihhh,,????”.
Dengan senyum dia mengatakan “ hai juga adik ku sayang… ya nihh kangen ma kamu yang imut-imut…. Hehehehe….. ya gitu lah Alhamdulillah baikkk sukses dan lancar. Kamu sendiri gimana sekolahmu kamu????”
“ Ya baik dan lancar juga mas, eeeehhmmmmm,,, BTW dah punya cew ya mas, secara kan cewek Bandung cantik-cantik tuh pasti udah ada yang kecantol ya mas?? Pastinya donkkk….. masak gak da sih???...”, goda q dengan sedikit jeles alias cemburu. Hehehe…
“ gak lah dekk,, kan aku tuh niatnya kesana buat cari ilmu bukan ajang untuk mencari jodoh jadi ya konsen ma kuliah ajalah, lagian udah ada kamu kenapa cari yang lain,,,?? Hehehehe …”., katnya sambil senyum pada ku. “ Ihhhh apa’an cih mas ini…”, jawab ku sambil tersipu malu. “ udah biarkan mas mu ini istirahat dulu kasihan dia capek beru datang, nanti di lanjutkan lagi, dan kamu juga istirahat dulu sana di kamarmu kamu kan baru nyampek rumah, jangan lupa makan”, sahut mama.
Hari demi hari ku lewati bersamanya hingga kamipun menjadi sepasang kekasih.kami tau, Apa yang kami lakukan itu salah dan berdosa. Tapi mau bagaimana lagi nih semua sudah terjadi. Kamipun menjalani ini dengan sangat berhati-hati dan bekstreet. Orang tua kami melihat tidak merasa heran ataupun aneh melihat kedekatan kita karena memang sejak kecil kita sudah dekat dan selalu bersama. Kami fikir awalnya kami hanya bersifat sementara mempunyai perasaan ini, ternyata tidak sampai di situ saja kita berlanjut sampek ke masa yang lebih tua.
Hingga akhirnya kami ketahuan jika kami menjalani hubungan ini. Kamipun di pertemukan antara keluarga ku dan keluarganya.
“ kalian ini !!!.. bikin malu orang tua saja.!! Kalian tau kan kalian itu saudara,,, satu aliran darah…. Kenapa kalian tega melakukan ini semua. Memangnya tidak adakah orang lain untuk kalian???,” bentak papa ku.
Mama ku dan mamanya mas Randiy hanya bisa menangis melihat ini semua. Karena kita sulit untuk di pisahkan. Meskipun sudah berulang-ulang di ingatkan tetapi hasilnya nihil, aku denganya masih saling berhubungan.
“ sekarang terserah kalian mau apa?? Tetapi jika kalian masih nekat berhubungan maka kalian berdua silahkan pergi. Jangan anggap kita sebagai orang tua lagi. Dan kalian kami coret sebagai anggota keluaga kami. SILAHKAN!!!”, caci papa sambil mengeluapkan emosinya.
Setelah beberapa kali orang tua ku dan orang tuanya kak Rava marah kitapun merenungkan sejenak apa kata mereka semua. Dan akhirnya…….“ Baik pa……… kami memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini dan kembali seperti dulu lagi. Kami janji pa… om…”, kata Kak Rava dengan nada melas. Akupun hanya diam seribu kata dan tertunduk lemah. Berlama-lama kita terdiam untuk mendengarkan janji-janji kak Rava yang akhinya papa ku berkata,” sudahlah tidaklah kalian menyesal berlama-lama, kalian janji tidak akan mengulanginya lagi dan menuruti kata orang tua kalian ini??”’ Tanya papa tegas. Aku dan kak Rava hanya menganggukkan kepala saja. Kamipun menyesalinya. Dan semuanya berpelukan menjadi satu. Suasana harupun terjadi.
Selang beberapa hari kemudian akupun jatuh sakit yang harus di rawat di rumah sakit. Hingga akhirnya kematian menghampiri ku. Ternyata aku mempunyai penyakit yang tidak di ketahui oleh siapapun termasuk aku. Aku terserang kangker payudara.
Semuanya tidak mengira kalau ini semua akan terjadi pada ku. Dengan rasa menyesalnya mama mengatakan,” kenapa kamu tidak bilang kalau akan terjadi ini semua nak?? Kalau saja kami tau akan kami turuti semua apa yang kamu mau, termasuk mengizinkan kamu menikah dengan Rava, saudara kamu sendiri….!!”.
“ Sudah tante ini semua sudah terjadi apapun kita harus bisa menerimanya”. Kata kak Rava sambil memeluk mama ku. Semuanya pulang kerumah tanpa aku, karena aku telah kembali pada sang Tuhan yang telah tidur di rumah Tuhan.
Cinta ku padanya sealu terjaga. Hingga mautpun memisahkan kita. Aku pergi meninggalkan mereka semuanya. Tetapi satu yang harus kalian tau jika cintaku padanya akan selalu ku jaga meskipun ku kini telah tiada. Aku dan dia pun terpisah karena kuasa sang Tuhan. Semua akan terasa indah jika sudah waktunya. Cinta ku denganya memang tidak bias berjalan teruz karena kita satu aliran darah dan satu keturunan. Tetapi kita yakin dan optimis jika kita bisa. Karena cinta apabila di pisahkan dan mendapat ujian dan kita tetap sabar itu akn memperkuat dan semakin menjadikan cinta kita sulit untuk di pisahkan. Itulah kekuatan cinta.
Jangan menyia-nyiakan cinta yang ada karena cinta itu bisa datang kapan saja dan pergi juga bisa seenaknya saja. Dan tanpa di duga kapan berakhirnya. Serta jadikanlah pelajaran jika cinta itu bisa untuk segala-galanya.
T.A.M.A.T
By : Delia Qurnia.
(Nyonya
Hafiz Adam Jhofani)
Langganan:
Postingan (Atom)